Para guru tentu pernah melakukan hukuman terhadap peserta didik yang pernah melakukan pelanggaran. Hal ini dilakukan agar peserta didik menyadari dan tak mengulang kesalahannya kembali. Namun, benarkah teknik ini mampu membuat mereka jera dan tak mengulangi lagi? Tak jarang media memberitakan guru yang terkena bumerang atas tindakan tersebut. Alih-alih memberi tindakan pembelajaran pada peserta didik, yang terjadi justru guru terjerat masalah hukum. Berikut prinsip-prinsip dalam memberikan hukuman:
Selasa, 07 Juni 2011
Kamis, 02 Juni 2011
Alasan Kamu Tak Boleh Membenci PR
Saat ini, mungkin kamu sedang dipaksa untuk mempelajari hal yang tidak terlalu menarik, terlihat dan terasa tidak adil, atau bahkan terkesan kejam
Apakah kamu membutuhkan motivasi untuk mengerjakan pekerjaan rumah (PR)? Karena terkadang, kita semua membutuhkan sedikit dukungan saat akan menyelesaikan pekerjaan itu.
Ingin Kuliah Tak Ada Biaya ? Jangan Putus Asa !
Banyak jalan menuju Roma. Begitulah pepatah yang sering kita dengar apabila kita terhambat untuk melakukan sesuatu hal, namun tentu saja selalu ada jalan keluarnya. Asalkan kita mempunyai tekad yang kuat. Begitu juga bagi kamu yang ingin kuliah, namun kondisi ekonomi keluarga ternyata pas-pasan. Jangan putus asa. Mungkin informasi ini akan sangat berguna bagimu untuk meraih impian yang kamu cita-citakan.
Jumat, 20 Mei 2011
Lagi, Disediakan Beasiswa untuk 4.000 Siswa !!
Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) akan memberikan bantuan pendidikan berupa beasiswa khusus untuk siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Sasaran utama yang akan mendapatkan bantuan ini adalah para siswa yang sedang menempuh pendidikan di tingkat sekolah menengah sejumlah sekitar 4.000 siswa agar mereka dapat menyelesaikan belajar di sekolahnya hingga tuntas.
Total beasiswa untuk siswa kurang mampu dari Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) tahun anggaran 2011 mencapai Rp 8 miliar lebih. Dimana masing-masing siswa akan memperoleh dana bantuan pendidikan sebesar....
Total beasiswa untuk siswa kurang mampu dari Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) tahun anggaran 2011 mencapai Rp 8 miliar lebih. Dimana masing-masing siswa akan memperoleh dana bantuan pendidikan sebesar....
Rabu, 18 Mei 2011
Survay dan Pemetaan : Spesialisasi Jurusan, Lulusannya Banyak Di Pesan Perusahaan
SMK Pekerjaan Umum (PU) Kota Malang memiliki kompetensi keahlian yang sangat spesifik dan langka di Jawa Timur, yaitu teknik survei dan pemetaan. Program ini hanya ada di dua SMK saja di jawa Timur (Jatim). Sayangnya meski lulusannya banyak diminati dunia kerja, namun peminat jurusan ini masih sedikit.
Jika dibandingkan dengan program keahlian yang lain, program ini lebih kecil peminatnya, padahal seringkali mereka diberi kesempatan oleh banyak perusahaan untuk bekerja paruh waktu meski belum selesai belajarnya. Perusahaan yang sering membutuhkan tenaga dari jurusan ini adalah perusahaan pengembang perumahan, surveyor, lembaga pemerintah, institusi, konsultan teknik, kontraktor dan sejenisnya.
BINTANG
(kiriman seseorang melalui email)
Ku ulur tangan menggapai tetapi tiada sampai
Ku tau bintang menunggu namun apa dayaku
Ku hanya mampu menatap didalam tatapan sayu
Bintang jangan kau menangis
Bintang jangan kau bersedih
Tiada mampu ku kesana
Walau sudah ku rencana…..bintang……..
Beasiswa Ini Khusus untuk Lulusan SMA/SMK !
Kedutaan Besar Jepang kembali menawarkan Beasiswa Pemerintah Jepang (Monbukagakusho) kepada siswa-siswi Indonesia lulusan SLTA untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas (S-1), College of Technology (D-3), atau Professional Training College (D-2) di Jepang mulai tahun akademik 2011 (April 2011).
Untuk beasiswa ini, pelamar hanya bisa mendaftar pada satu dari tiga program yang ditawarkan tersebut. Syarat utamanya, calon pelamar lahir antara tanggal 2 April 1989 dan 1 April 1994.
Senin, 16 Mei 2011
Beasiswa untuk Lulusan SMK / SMA di Universitas Brawijaya
Ini kabar gembira bagi para siswa SMA/MA/SMK dan MAK dari keluarga miskin (gakin) yang ingin melanjutkan kuliah di Universitas Brawijaya (UB). Pada tahun ajaran baru ini, UB memberi peluang bagi siswa gakin untuk kuliah di semua jurusan tanpa dipungut biaya.
Kuota bagi siswa gakin pada tahun ajaran baru 2011 sama seperti tahun lalu yaitu sebanyak 500 anak. Para siswa gakin ini akan diterima melalui program Bidik Misi. Kuota bagi gakin di UB sama dengan perguruan tinggi negeri (PTN) lain.
Para siswa gakin yang diterima melalui program Bidik Misi, biaya pendidikan, termasuk uang SPP, digratiskan.
Lebih Banyak Siswa Lulus UN Tahun Ini
Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) membeberkan, secara keseluruhan prosentase hasil kelulusan pada satuan pendidikan SMA/MA pada tahun ajaran 2010-1011 mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun ajaran sebelumnya.
Dari seluruh 1.461.941 peserta UN SMA/MA, 1.450.498 atau 99.22 persen siswa lulus, sementara 11.443 atau 0.78 persen siswa lainnya dinyatakan tidak lulus.
DINAS PENDIDIKAN KOTA MALANG MELARANG SISWA BERKONVOI
Siswa Nekat Konvoi, Sekolah Tahan Ijazah
Pengumuman kelulusan tingkat SMA/SMK/MA untuk wilayah Kota Malang, Jawa Timur, serentak akan dilaksanakan pada Senin (16/5/2011). Dinas Pendidikan Kota Malang mengeluarkan larangan kepada para siswa untuk menggelar konvoi.
Dinas Pendidikan menegaskan, jika diketahui ada siswa menggelar konvoi di jalanan, Disdik Kota Malang akan memberikan sanksi tegas, yaitu menahan ijazah para siswa.
Dinas Pendidikan Kota Malang sudah mengedarkan surat resmi kepada semua kepala sekolah terkait upaya antisipasi konvoi di jalan raya.
19 siswa SMK tidak lulus UN di Kota Malang
Pengumuman Ujian Nasional (UN) SMA sederajat yang akan dilaksanakan serempak Senin (16/5), sepertinya menjadi kado indah bagi sekolah di Kota Malang. Betapa tidak, hampir seluruh sekolah berhasil meluluskan siswanya 100 persen. Pada jenjang SMA terdapat 3 siswa sekolah negeri yang tidak lulus, sedangkan jenjang SMK terdapat 10 siswa dari sekolah negeri dan 9 siswa sekolah swasta yang gagal lulus tahun ini.
Selasa, 10 Mei 2011
Salah Kaprah terhadap Ujian
Tahun ini pemerintah telah memberikan porsi 40 persen untuk sekolah dalam menentukan kelulusan siswa, sementara 60 persen tetap dipegang pemerintah melalui hasil ujian nasional. Angka 60 persen tentunya lebih besar sehingga penentuan kelulusan masih didominasi oleh peran pemerintah, bukan oleh guru. Selain itu, penentu kelulusan lebih didominasi oleh ujian, bukan oleh bentuk assessment-assessment lain.
Dilihat dari porsi 40 persen ditentukan oleh sekolah dan 60 persen oleh ujian sekolah berarti kelulusan siswa ditentukan oleh 60 persen hasil UN, 24 persen ujian akhir sekolah (UAS), dan 16 persen dari penilaian lain. Atau, dengan kata lain, 84 persen kelulusan ujian ditentukan oleh ujian.
Ada tiga permasalahan utama di sini, yakni...
Minggu, 08 Mei 2011
Beasiswa dan Ikatan Kerja di PLN, Mau ?
Menanti Guru Melek Internet
Secara intensif guru-guru yang sama sekali tidak mengenal, tidak mengerti, dan tidak memahami internet harus menjadi guru yang "melek" internet. Internet telah menjadi sumber belajar yang luar biasa sehingga harus diketahui dengan baik oleh guru sebagai garda depan dunia pendidikan.
Langganan:
Postingan (Atom)